Kegiatan pembelajaran di masa pandemi ini
adalah melalui daring dan luring, atau istilah lainnya belajar secara tatap
maya. Pembelajaran secara daring tentunya membutuhkan sarana dan prasarana yang
berbeda dengan pembelajaran secara tatap muka. Pembelajaran ini membutuhkan
sarana antara lain Hp android, laptop, dan kuota internet. Di era yang sudah
modern ini sudah banyak kita temukan Hp android dengan berbagai merk dan fitur
yang canggih. Akan tetapi, apakah hanya dengan Hp android saja siswa bisa
belajar secara maksimal? Jawabannya adalah tidak. Justru ketika pembelajaran
daring seperti ini banyak orang tua yang mengeluh karena tidak bisa mengawasi
putra putrinya ketika belajar dengan alasan sibuk bekerja. Selain itu, orang
tua yang gagap teknologi (gaptek) juga sangat mengeluh karena tidak bisa
mengoperasikan Hp android menggunakan platform yang diinginkan oleh guru di
sekolah.
Dampak dari pembelajaran daring yaitu nilai
akademik siswa menjadi merosot, karena mungkin ketika belajar mereka tidak
fokus dan tidak memperhatikan guru. Sehingga tidak bisa mengerjakan soal, dan
nilainya berkurang.
Sikap kita sebagai orang tua, jika tidak bisa
mengawasi putra putrinya belajar daring maka sebaiknya menggunakan guru les
privat. Guru les privat akan mengawasi dan membantu siswa ketika kegiatan
pembelajaran berlangsung. Dengan hal itu, siswa tidak kesulitan lagi untuk
mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh gurunya. Kesabaran juga dibutuhkan
untuk menghadapi anak belajar daring. Kita tidak boleh emosi jika anak belum
paham terhadap materi pembelajaran, kita harus mengajarinya sedikit demi
sedikit serta diberi motivasi, sehingga dia semangat belajar.
Comments
Post a Comment